LATAR BELAKANG TRAINING

Kehidupan bergereja dan lembaga-lembaga Kristen seringkali diperhadapkan dengan masalah tentang istilah “pelayanan dan profesionalisme”. Masalah Pelayanan dan Profesionalisme ini dapat kita lihat dari dua sisi, yaitu:
Sisi yang pertama, dilihat dari para pelayan Tuhan
Ada orang yang melayani dengan hati yang tulus namun tidak profesional dalam melakukan pelayanan gereja. Orang ini melayani tanpa kemampuan yang memadai, tidak menerapkan cara kerja yang baik dan tidak mengikuti etika kerja yang baku. Contoh sederhana yang kita lihat adalah:
[divider width=”full”]
Para pelayan gereja / lembaga yang tidak pernah menuntut gaji karena memiliki hati mau melayani namun cara kerjanya sembarangan, tidak pernah mau belajar dan selalu melayani dengan cara kerja yang tidak baik.
[divider width=”full”]
Masih di sisi pertama, yaitu dari para pelayan Tuhan. Kita dapat melihat kebalikan dari yang di atas, yaitu ada orang-orang yang memiliki komitmen, kemampuan dan cara kerja yang profesional namun bukan berorientasi melayani. Orang-orang ini melayani bukan sebagai pengabdian kepada Tuhan melainkan hanya untuk mendapat uang dan supaya ada pekerjaan saja. Bagi mereka, profesionalitas dalam pelayanan hanyalah diukur dari keuntungan materi.
[divider width=”full”]

      • Pelayan gereja / lembaga Kristen yang datang dan pulang kantor sesuka hati;
      • Bendahara yang menggunakan uang gereja / lembaga untuk urusan pribadi atau dipinjamkan dengan menarik bunga (rentenir); alasannya yang penting uang selalu ada ketika dibutuhkan gereja / lembaga.

[divider width=”full”]
Sisi kedua, dilihat dari gereja atau lembaga-lembaga Kristen. Ada gereja / lembaga Kristen yang menerapkan sistem pengelolaan pelayanan dengan sangat ketat tapi memberikan gaji pada para pelayan dengan cara yang tidak profesional atau tidak menurut UMR. Anehnya, jika ada orang yang protes tentang upah atau gaji yang rendah maka gereja atau lembaga Kristen akan menjawab “Inikan pelayanan”. Akhirnya, orang-orang tersebut tidak berani protes walau gajinya kecil dan tidak sesuai UMR karena berpikir “Saya melayani bukan bekerja”. Sebaliknya, di sisi ini juga dapat kita lihat bahwa ada Gereja atau lembaga Kristen yang mengelola pelayanan dengan sistem, aturan, prosedur dan gaji secara profesional, namun kehilangan hati yang mau melayani bahkan menghalalkan segala cara demi untuk mendapatkan jemaat atau uang yang besar.

Kedua sisi atau sikap dualisme itu dapat digambarkan seperti tabel berikut:
[row]
[col span=”1/2″]Sisi I : Secara pribadi (pelayan)

 

Hati melayani

Profesionalisme

Cara kerja

Upah

Orang I

Ada

Tidak baik

Rendah

Orang II

Tidak ada

Baik

Rendah

[/col]
[col span=”1/2″]Sisi II: Secara lembaga

 

Hati melayani

Profesionalisme

Tuntutan kerja

Upah

Lembaga I

Ada

Tinggi

Rendah

Lembaga II

Tidak ada

Tinggi

Tinggi

[/col]
[/row]

Pergumulan kedua sisi atau sikap dualisme antara “Pelayanan atau Profesionalitas” inilah yang telah menggerakkan adanya training ini.

TOPIK TRAINING

1. Integrasi: Pelayanan dan Profesionalisme

Memberikan pemahaman yang komprhensif tentang pengertian, peranan etika, kode dan etik

2. Organisasi yang Berbudaya Baik

Pemahaman akan fenomena dan fokus organisasi, makna yang terkandung di dalam organisasi, mengertia peran yang sedang dijalankan

3. Leadership

Mengenal gaya kepemimpinan melalui Tes Gaya Kepemimpinan, Memahami fungsi dan cara kerja dari seorang pemimpin

4. Motif dan Motivasi Pelayan yang Berkarakter

Mengerti karakter pelayan yang baik, mengenal karakter masing-masing, dan hidup sebagai pelayan yang baik

5. Manajemen dan Administrasi

Pengaturan perencanaan, manfaat dan prinsip dari koordinasi, prinsip dan cara pengawasan yang efektif, standar dan proses evaluasi kinerja

6. Sistem Penggajian

Dasar dari penggajian, Prinsip-prinsip dalam penetapan penggajian, dan pelaksanaan praktis dari sistem penggajian

BENTUK TRAINING

1. Inhouse Training

Pelatihan yang dilaksanakan di institusi penyelenggara (pihak yang mengundang)

2. Training Reguler

Pelatihan yang kami laksanakan secara bertahap

3. Retreat

Retreat profesionalisme dalam pelayanan ini dirancang unik, yaitu setiap acara, games dan suasana dirancang sebagai satu kesatuan yang saling mendukung, seperti garis besar acara pelatihan sebagai berikut:
[row]
[col span=”1/2″]

  1. Saat Teduh
  2. Devotion
  3. Lokakarya
  4. Tes kepemimpinan, Tes cara kerja
  5. Uji dan Bentuk Leadership, Pelayan, Cara Kerja: Games & Outbond
  6. Refleksi

[/col][/row]

BAHAN DAN MODUL

profesionalismePelaksanaan program Profesionalisme dalam Pelayanan ini dirancang dengan kurikulum yang satu kesatuan, yaitu adanya modul dan buku untuk setiap pelatihan yang ditulis berdasarkan latar belakang penulis yang memiliki latar belakang yang sangat siginifikan Pendidikan dan Theologia.
Buku ini sudah dijual di toko-toko buku Kristen dan telah terdaftar di Perpustakaan Nasional dan sudah memiliki ISBN (International Standart Book Number).

  • PEMBIAYAAN PELATIHAN

Kami merindukan gerakan Profesionalisme dalam Pelayanan ini menjadi gerakan kita bersama. Oleh karena itu, jika kami diundang atau melaksanakan inhouse, kami tidak membuat standar atau tarif tertentu dalam hal pembiayaan training ini. Kami menyerahkan segala kebijakan sesuai dengan ketentuan setiap lembaga yang mengundang kami, baik itu berupa viaticum, persembahan pembicara atau honor pelatih / trainer.

CARA BEKERJASAMA / MENGUNDANG KAMI

Kami merindukan gerakan pemulihan luka-luka batin ini menjadi gerakan kita bersama. Oleh karena itu, silahkan hubungi kami dengan beberapa cara, antara lain:

1. Masukkan data dan pesan Anda melalui kolom Hubungi Kami di website ini atau

  •  email: bhaktiar78@gmail.com

2. Hubungi kami melalui Bpk. Bhaktiar: 085202072411

3. Alamat surat menyurat:

PERUMAHAN CITRA SENTOSA B/6
JL. LAKARSANTRI. SURABAYA. JAWA TIMUR
Menu