(Tidak) Mudah Menyerah pada Godaan?

Apakah Anda merasa sulit menguasai diri dan mudah menyerah pada godaan?

Misalnya ingin makan sayur dan buah namun akhirnya menyerah dengan makan gorengan.

Ingin saat teduh namun akhirnya menyerah dengan rasa kantuk

Ingin jujur namun akhirnya menyerah dengan jalan yang berdosa

Dan masih banyak lagi…

Firman Tuhan dalam Yakobus 1:14 tertulis “Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya.” Sebenarnya godaan berasal dari keinginan kita sendiri. Kenapa kita tergoda, karena disadari atau tidak, kita menginginkannya. Lingkungan hanya menjadi kondisi yang memunculkan keinginan kita tersebut menjadi nyata.

Jadi sebenarnya kita ingin makan gorengan, meskipun kita berkata kalau kita ingin makan sayur dan buah, namun ketika gorengan ada di depan mata. Tentu keinginan kita makan gorengan semakin menjadi.

Pertanyaannya: Bagaimana agar kita tidak mudah menyerah pada godaan?

TUJUAN. Mohonlah pada Tuhan agar kita bukan hanya sekedar memiliki keinginan namun tujuan yang direncanakan dan komitmen. Tujuan yang baik adalah tujuan yang spesifik, jangka pendek, namun cukup menantang. Buatlah tujuan yang sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan. Hati-hati, karena seringkali tujuan kita buat hanya karena tekanan dari orang lain, takut dengan penilaian orang, dan motivasi yang keliru.

Lebih baik Anda berkomitmen pada tujuan “ingin berhasil berperilaku jujur dalam mengelola uang di kantor dalam 2 minggu ini” atau “ingin menyampaikan dengan jujur pada orangtua tentang pacar dalam 3 hari ini” daripada sekedar “ingin jujur”.

Penelitian dari Fishbach dan rekan-rekan (2003) agar kita berhasil menguasai diri, kita harus bertahan dalam godaan sesaat saat kita mengejar tujuan yang lebih tinggi. Karena saat kita memikirkan godaan, kita diingatkan tentang tujuan kita. Namun saat kita memikirkan tujuan, kita tidak terpikir sama sekali tentang godaan.

Bawalah dalam doa, tuliskan tujuan Anda, ingatlah komitmen Anda,  sedapat mungkin jauhi lingkungan yang memunculkan godaan.

Kabar baiknya adalah semakin terbiasa dan semakin terlatih kita fokus pada tujuan dan bertahan melawan godaan, semakin mampu kita melakukannya lagi di kesempatan berikutnya.

Penguasaan diri adalah karakter yang dapat kita latih dalam pimpinan Firman Tuhan dan Allah Roh Kudus. Mari berlatih membangun karakter kita.

Oleh Livia Yuliawati

, , , , , ,
Menu